Header Ads

Header ADS

Kampanyekan Indonesia Anti Hoax Melalui Lomba Videogram, Polres Balikpapan Ukir Sejarah Baru untuk Indonesia



BALIKPAPAN - Setelah sukses menggelar Lomba Videogram Balikpapan Anti Hoax beberapa bulan yang lalu,  Polres Balikpapan kembali menggelar Lomba Videogram berskala nasional yang bertajuk "Indonesia Anti Hoax, Dari Balikpapan Untuk Indonesia"

Lomba Videogram yang dibuka pada tanggal 6 s/d 19 September 2017 diikuti sekitar 470 peserta dari Aceh sampai Papua.

"Dari 470 peserta yang telah mendaftar, hampir dari setiap provinsi di Indonesia turut bagian dari lomba videogram ini," ungkap Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta.

Jeffri menambahkan bahwa dari ratusan pendaftar tersebut, terpilih 3 peserta yang videogramnya masuk nominasi dan berhak memperebutkan hadiah total 45 juta rupiah.

3 peserta yang videogramnya masuk dalam nominasi diantaranya pemilik akun Instagram @uddyudhistira dari DKI Jakarta,  @godiscoery dari Balikpapan dan @bung_jum dari Demak Jateng.

Ketiga pemilik akun Instagram tersebut diundang untuk datang di malam grand final yang diselenggarakan di Balikpapan Sport and Convention Center, Sabtu (23/09/2017).

Sebelum malam grand final dilangsungkan, Polres Balikpapan menggelar lomba yel-yel supporter untuk pelajar SMP dan SMA Se-Kota Balikpapan.

Dalam lomba yel-yel tersebut diikuti kurang lebih 5000 pelajar dari 45 SMP dan SMA baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Balikpapan.

"Ini sangat luar biasa, tidak kami sangka kalau pelajar yang ikut lomba mencapai ribuan," terang Jeffri saat melihat lomba yel-yel.

Jeffri menambahkan bahwa dengan adanya kompetisi ini, pelajar yang merupakan generasi harapan bangsa diharapkan bisa menambah gairah dan semangat nasionalisme yang muncul ditandai dengan kebersamaan, persatuan dan kekompakan dalam memenangkan peperangan melawan berita bohong / hoax.

Malam grand final penentuan pemenang lomba videogram dihadiri langsung oleh Kapolda Kaltim,  Wakapolda Polda Kaltim, PJU Polda Kaltim, Walikota Balikpapan, Kapolres Balikpapan, FKPD Kota Balikpapan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Ketua Bhayangkari Cabang Balikpapan, Kepala SMP dan SMA Se-Kota Balikpapan dan Para Sponsor serta Ribuan Pelajar SMP dan SMK Se-Kota Balikpapan.

Dalam sambutannya, AKBP Jeffri Dian Juniarta mengatakan bahwa sengaja memgambil tema "Dari Balikpapan Untuk Indonesia", karena Balikpapan yang merupakan miniaturnnya Indonesia  bisa menjadi contoh dan pelopor daerah-daerah lain bahwa masyarakat Balikpapan yang heterogen, beraneka macam suku,  agama dan etnis bisa hidup rukun dan damai tanpa terpengaruh adanya berita bohong (hoax) yang disebar di media sosial.

Jeffri yang sebentar lagi mendapatkan amanah untuk bertugas di Bareskrim Polri ini menambahkan bahwa masifnya berita hoax melalui media sosial bisa mengancam dan memecah belah persatuan bangsa.

Diwaktu yang bersamaan, Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi dalam sambutan mengatakan bahwa ini merupakan sejarah baru buat Indonesia, pertama kalinya kampanye Indonesia Anti Hoax ada di Kota Balikpapan.

"Terimakasih kepada Kapolres Balikpapan dan jajarannya, Kita sangat bangga karena Balikpapan telah membuat sejarah baru untuk Indonesia," ungkap Rizal.

Diakhir sambutannya, Rizal mengajak untuk menjaga anak-anak kita agar menjadi anak hebat, cerdas dan tidak menyebarkan berita bohong di medsos.

Selain Walikota Balikpapan, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Safaruddin juga didaulat untuk memberikan sambutan.

Dihadapan tamu undangan dan ribuan pelajar Kota Balikpapan, Safaruddin mengajak masyarakat Indonesia dan pelajar Kota Balikpapan untuk membentuk komunitas anti hoax guna memerangi berita bohong di media sosial sehingga akan terbentuk generasi yang hebat di masa yang akan datang.

Diakhir sambutannya, Safaruddin mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Balikpapan dan semua pihak yang terlibat sehingga kegiatan bisa terlaksana dan bisa menjadi momentum untuk memerangi berita bohong serta tak lupa mengucapkan selamat kepada para pemenang dan bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati tetaplah berkarya untuk Indonesia.

Dan di penghujung acara, dibacakan pengumuman pemenang Lomba Videogram Indonesia Anti Hoax dari 3 Nominasi. Dan Akun IG @uddsondakh dari Jakarta berhasil menjadi juara pertama, untuk Akun IG @godiscovery asal Balikpapan dan Akun IG @bung_jum dari Demak masing-masing menjadi juara 2 dan juara 3.

Sedangkan untuk juara 1 lomba suporter tingkat SMA jatuh kepada SMA Negeri 3 Balikpapan dan untuk tingkat SMP dimenangkan oleh SMP Negeri 22 Balikpapan. (*)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.