Header Ads

Header ADS

Curi Onderdil Mesin Cuci, Taufik Dibekuk Polisi

BALIKPAPAN - Taufiq (27) terpaksa mendekam di rutan Polres Balikpapan lantaran melakukan tindak pidana pencurian. Ia diamankan tim opsnal Jatanras pada Jumat (17/11/2017) lalu. Ia mengaku terpaksa mencuri lantaran istrinya tengah hamil tua di rumah.

Sementara dirinya tak punya uang, lantaran orderan jasa perbaikan barang elektronik belakangan sepi. Ya, Taufiq merupakan ahli service barang elektronik di Balikpapan.

"Istri saya mau melahirkan. Belum lagi anak saya yang satu masih kecil 1,5 tahun, masih nyusu formula," tuturnya di ruang Jatanras Polres Balikpapan, Rabu (22/11/2017).

Taufiq mengaku masuk ke dalam rumah di Jalan Hendrawan RT 031 Mekar Sari, Balikpapan Tengah pada Senin (13/11/2017). Saat itu ia mengetuk pintu rumah dengan niat menawarkan jasa service. Namun tak ada sahutan satupun dari dalam rumah.

Saat ia hendak pergi, ia melihat mesin suci yang berada di samping rumah. Langkahnya terhenti, matanya tertuju pada mesin cuci tersebut. Dari sanalah timbul niat jahat di otaknya.

"Tiba-tiba terlintas begitu saja. Saya bongkar mesin cuci itu. Sebentar saja, gak sampai 10 menit. Cuma buka 2 baut, saya ambil motherboardnya," jelasnya.

Benda yang ia curi tersebut salah satu komponen penting di dalam mesin cuci. Harga pasarannya bila dijual mencapai Rp 500 ribu.

"Rencananya mau saya jual, tapi belum mas. Tak lama saya ambil barang itu, panggilan service masuk. Ada rejeki, kan, makanya saya simpan saja itu barang," ucapnya.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta melalui Paur Subbag Humas Ipda Tri Ekwan mengungkapkan, tersangka dijerat pasal 363 KUHP.

"Kami mengimbau agar warga tetap waspada. Tak membiarkan pagar pekarangannya terbuka. Lalu menaruh barang berharga di luar rumah," ungkapnya. (Tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.