Header Ads

Header ADS

Jelang Pilgub Kaltim 2018, Kapolres Balikpapan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

BALIKPAPAN - Kampanye stop penyebaran berita hoax di media sosial (medsos) terus dilakukan. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi terhadap tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama.

Seperti kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (3/2) pagi. Dengan bertemakan "Ayo bijak gunakan media sosial, dan stop sebar berita hoax" Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta memberikan pencerahan terhadap sering munculnya berita hoax di medsos.

Dalam acara tersebut selain di hadiri masyarakat juga dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Balikpapan, Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sofyan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa se Kecamatan Balikpapan Utara. Serta turut hadir Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sarifuddin Odang dan Sekcam Balikpapan Utara, Selamet Junaidi.

"Tema ini sangat baik, terlebih bertepatan dengan tahun politik di Kaltim. Para penyebar hoax melalui medsos ini dilakukan untuk merusak ketentraman masyarakat Kota Balikpapan. Untuk menjaga kondusivitas dan ketentraman suatu daerah itu tugas kita semua bukan hanya TNI dan Polri," terang Wiwin, kemarin.

Selain menangkal berita hoax dan tidak menyebarkan berita-berita yang tidak benar itu, demi menjaga kondusivitas khususnya Kota Balikpapan warga juga diminta untuk mengaktifkan kembali pos kamling di setiap lingkungan RT. Serta para Bhabinkamtibmas diminta untuk aktif dan turun ke masyarakat bertemu dengan tokoh masyarakat, agama dan pemuda.

"Jadi mereka (Bhabinkamtibmas, Red) harus melakukan pendekatan kepada masyarakat, sehingga bila ada sesuatu masalah atau gangguan kamtibmas bisa segera diatasi," paparnya.
Kegiatan ini sendiri merupakan hasil kerjasama antara Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Balikpapan.

Selain memberikan pemahaman tentang berita hoax, Wiwin juga menyebarkan nomor handpone miliknya kepada masyarakat, tujuannya untuk memudahkan komunikasi dan memberikan informasi terkait kamtibmas yang ada di wilayah masing-masing.

"Masyarakat bisa segera memberikan informasi baik masalah kamtibmas atau masalah lainnya, sehingga cepat direspon nanti," tandasnya

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.