Header Ads

Header ADS

Multaqo Ulama Kota Balikpapan Hasilkan 3 Kesepakatan, Salah Satunya Tolak Berita Hoax dan People Power

Kilasbalikpapan.com, BALIKPAPAN - Multaqo Ulama, Habaib, Pimpinan Pondok Pesantren,  dan Cendikiawan Muslim Se-Kota Balikpapan untuk Indonesia Damai dan Bersatu berlangsung di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, Minggu (19/5/2019).

Ketua PCNU Kota Balikpapan KH. Muchlasin selaku inisiator terselenggaranya Multaqo Ulama ini dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada para ulama dan habaib yang hadir atas kesungguhan niat yang ikhlas dan tulus untuk tercapainya suasana Kota Balikpapan yang nyaman, aman dan damai Pasca Pemilu 2019.

KH Muchlasin juga berharap berkah bulan ramadhan dan pertemuan para ulama ini bisa menjadikan Kota Balikpapan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya senantiasa dalam kondisi aman dan nyaman.

"Saya selaku inisiator dan yang mengundang para kyai dan ulama hanya semata-mata memohon ketulusan dan keikhlasan menyamakan persepsi pasca pemilu untuk menghantarkan kota dan bangsa kita menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," tambah KH. Muchlasin.

Diakhir sambutannya, KH Muchlasin berharap dengan Multaqo Ulama ini akan mempererat Ukhuwah Islamiyah maupun Ukhuwah Wathoniyah sehingga Kota Balikpapan dan Bangsa Indonesia aman selamat dan dijauhkan dari pertikaian serta perpecahan.

Ketua Muhammadiyah Kota Balikpapan, Ustadz Muhammad Hendro yang juga hadir dalam Multaqo Ulama mengajak kepada para ulama dan habaib yang hadir sepakat menyatukan persepsi dan menyingkirkan perbedaan-perbedaan untuk persatuan bangsa.

"Sudah sekian puluh tahun negeri ini berdiri kok kita mau merusak negeri sendiri, negeri yang kita dibangun bersama harus diselamatkan, diamankan dan kita kelola bersama," kata Muhammad Hendro.

Ia juga berharap ketika terjadi perbedaan-perbedaan dalam Pemilu 2019 ini bisa diselesaikan dengan arif dan bijaksana sesuai dengan aturan bernegara.

"Bersama dan bersatu dalam perbedaam itu indah kalau dikemas dalam nuansa kebersamaan," pungkas Muhammad Hendro.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan yang dihadiri oleh Wakil Ketua Umum MUI Balikpapan KH. M. Kasim Palanju mengucapkan terimakasih sudah diadakannya Multaqo Ulama ini, semoga dengan pertemuan ini bisa mempererat silaturahmi sehingga tercapainya suasana Kota Balikpapan yang nyaman, aman dan damai Pasca Pemilu 2019.


Hal sama juga disampaikan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan Abdul Muis Abdulloh. Ia berharap kerukunan dan keberagaman di Kota Balikpapan tetap terjaga sehingga terciptanya situasi yang nyaman dan damai sesuai dengan motto Kota Balikpapab Beriman.

Dalam Multaqo Ulama tersebut, Para Ulama, Habaib, Pimpinan Pondok Pesantren dan Cendikiawan Muslim Kota Balikpapan mengambil sikap dan berkomitmen :
  1. Tetap saling menjaga kebersamaan demi utuhnya persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Kota Balikpapan.
  2. Selalu mewaspadai adanya isu-isu Hoax dan menolak People Power dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.
  3. Tetap setia menjaga Kota Balikpapan sesuai dengan Motto Kubangun, Kujaga dan Kubela
Acara Multaqo Ulama ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Abdurrahman Hasan dan dilanjut dengan buka puasa bersama.




Diberdayakan oleh Blogger.