Header Ads

Header ADS

Tingkatkan Kemampuan SAR Air, Brimob Kaltim Latihan Selam


BALIKPAPAN, BRIMOBPOLDAKALTIM.COM -- Guna meningkatkan kemampuan menyelam, Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim menggelar latihan Selam. Latihan ini dilaksanakan di Kolam Renang Mulawarman Kota Balikpapan, Kamis (11/6). 

Kegiatan latihan ini diikuti sejumlah personel Brimob Kaltim yang memiliki kwalifikasi minimal Scuba Dasar Diving License, Open Water Bersertifikat.

Latihan ini disaksikan langsung Wadansat Brimob Polda Kaltim, AKBP Slamet Hermawan, SIK dan Danyon A Pelopor AKBP Gunawan Tri Laksono, SIK

AKBP Slamet Hermawan, SIK dalam arahannya mengatakan, pada hakikatnya Diving License mirip seperti Driving License, alias Surat Izin Mengemudi (SIM). 

"Kalau sudah punya SIM, secara tak langsung anda dianggap sudah bisa menyetir kendaraan. Ini juga berarti anda mengetahui sedikitnya bagaimana cara menghidupkan mobil, perseneling berapa untuk medan seperti apa, juga cara memegang setir dan membelokkan kendaraan sesuai jalurnya," jelas AKBP Slamet Hermawan, SIK.

Oleh karena itu, lanjut AKBP Slamet Hermawan, SIK, Diving License sangat penting sebagai bukti kemampuan personel dalam melaksanakan tugas – tugas di lapangan, apalagi dalam upaya pencarian dan pertolongan khususnya di air. 

"Untuk mendapat Diving License, personil harus mengikuti program Sertifikasi Open Water alias Kursus Selam. Ini adalah rangkaian pelatihan untuk menjadi penyelam bersertifikat standar Internasional," pungkasnya. 

Menurutnya, ada beberapa macam jenis selam yaitu Skin Diving dan Scuba Diving, namun yang dilakukan kali ini adalah Scuba Diving karena ini menggunakan peralatan selam lengkap Scuba (Self Breating Underwater Breating Apparatus) yang umumnya dipakai untuk aktifitas penyelaman ilmiah (Scientific Diving), penyelaman komersial (Engginering Dive, Ship Salvage, Inspection & Repair) maupun penyelaman yang lakukan oleh Basarnas dan Rescuer Brimob Yon A Pelopor untuk aktifitas penyelamatan korban tengelam serta musibah perairan lainnya. 

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK mengatakan, ada sejumlah lembaga yang mengeluarkan Diving License antara lain, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) yang berafiliasi dengan Confederation Mondiale des Activites Subawuatiques (CMAS) Italia, Technical Diving International & Scuba Diving International (TDI-SDI), dan National Association of Underwater Indstructors (NAUI). Namun, yang menjadi standar di dunia sekaligus yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah Association Diving Instructor (PADI).

"PADI lebih dulu masuk Indonesia, sehingga namanya lebih dikenal dan marketnya lebih banyak. Namun secara garis besar, lisensi dari semua institusi itu sama saja. Yang dipelajari juga sama, mencakup teori dan praktik langsung di kolam lalu di laut lepas," pungkas John Huntal Sarjananto Sitanggang.

"Syarat utamanya adalah sehat jasmani, rohani, cukup umur, serta memiliki kemampuan dasar renang," jelasnya. 

Kata dia, kegiatan ini untuk refresh ulang dasar selam dengan tujuan untuk mengingat kembali teori maupun praktek dalam pelaksanaan menyelam, sehingga pada saat diperlukan sewaktu-waktu selalu siap. 

Selain itu dalam upaya membantu sesama masyarakat yang terdampak akibat Covid-19 ditengah pandemi yang saat ini dihadapi bangsa Indonesia, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, S.I.K., memerintahkan jajarannya mendirikan Dapur Lapangan Brimob Kaltim guna menyalurkan bantuan sosial berupa masakan siap saji dengan harapan meringankan sedikit beban masyarakat sebagai wujud Bakti Brimob Kaltim untuk masyarakat. (hnh)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.