Header Ads

Header ADS

Mulai Besok, Pemkot Balikpapan Cabut Pembatasan Jam Malam

BALIKPAPAN - Setelah berjalan sejak 7 September 2020, Pemerintah Kota Balikpapan akan mencabut pembatasan jam malam bagi aktivitas masyarakat kota Balikpapan terhitung mulai besok, 13 Oktober 2020.

Wali Kota Balkpapan Rizal Effendi menjelaskan, pencabutan kebijakan jam malam ini setelah Pemerintah Kota Balikpapan melalui Satgas Penanganan Covid-19 melakukan telaah perkembangan penanggulangan Covid-19 selama sebulan terakhir.

Grafik kurva rasio penularan Covid-19 atau R-naught (R0) pada pekan ini semakin membaik dengan berada pada angka 0,65. Kemudian pasien terkonfirmasi positif meski masih fluktuatif namun terdapat kecenderungan untuk menurun. Dan tingkat kedisiplinan masyarakat juga tinggi yang terlihat dari hasil operasi pendisiplinan protokol kesehatan.

“Dari beberapa hal tersebut, jam malam kita hapuskan. Tapi bukan berarti masyarakat bebas. Kafe dan restoran bisa dibuka di atas jam 10 malm dan makan di tempat. Operasi pendisiplinan tetap akan kita lakukan,” kata Rizal Effendi yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan saat jumpa pers di Kantor Wali Kota, hari ini (12/10).

Menurutnya, pemberlakuan jam malam dapat kembali dilakukan apabila kedisiplinan masyarakat terpantau menurun dan jumlah terkonfirmasi positif juga mengalami peningkatan.

“Karena itu, kami berharap kerja sama masyarakat untuk tetap terus disiplin menjaga protokol kesehatan. Dan kami di tim Satgas juga berupaya agar kegiatan lain masyarakat lainnya dapat dilonggarkan. Jadi mari kita jaga dan tingkatkan lagi kedisiplinan agar kasus Covid-19 di Balikpapan terus turun,” tambah Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Putu Agung Sujarnawa sekaligus Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, selain grafik R0 yang membaik, tingkat kesembuhan pasien juga meningkat menjadi 75 persen, dari 73 persen.

“Saat ini kami juga berupaya menekan tingkat kematian dari 5 persen menjadi di bawah 2 persen sesuai target nasional,” jelas Andi Sri Juliarty.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini terdapat penambahan 15 kasus konfirmasi positif, 36 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.